Tips Menggunakan Lampu Untuk Plafond Rumah

Lampu berfungsi sebagai sumber cahaya buatan yang dapat menerangi ruang disaat tidak adanya sumber cahaya alami. Lampu pertama kali ditemukan oleh Thomas Alva Edison yaitu seorang Ilmuwan dari Amerika. Di tahun 1879 ia berhasil menemukan lampu listrik kemudian ia juga menemukan proyektor untuk film-film kecil. Tahun 1882 ia memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di kota New York. Hal ini adalah pertama kalinya lampu listrik di pakai di jalan-jalan. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.

Sedangkan plafond adalah salah satu elemen pembentuk ruang. Plafond juga lebih dikenal dengan nama langit-langit. Plafond ini merupakan batas antara ruang bawah atap dengan dinding. Umumnya ketinggian plafond (langit-langit) rumah adalah 2,8 m sampai 3,8 m. Material plafond ada beberapa jenis, diantaranya adalah eternit, gypsum board, maupun dari bahan kalsi. Sedangkan rangka dari plafond ini biasanya terbuat dari bahan kayu, hollow, maupun galvalum.

Plafond ini dapat berfungsi untuk mengurangi hawa panas dan dapat meredam suara bising dari luar. Plafond juga dapat berfungsi untuk menyembunyikan instalasi listrik seperti kabel, pipa-pipa, dan struktur atap sehingga membuat ruang lebih rapi dan bagus. Plafond dapat juga digunakan untuk penambah keindahan ruang. Plafond dapat dikombinasi dengan list, lampu downlight maupun lampu gantung. Dengan adanya elemen ini, plafond akan memberi efek elegan pada ruang.

Selain itu plafon juga berfungsi sebagai sarana untuk menjaga kebersihan. Dengan adanya plafon, secara otomatis akan mengurangi sawang (sarang laba-laba) serta kotoran yang jatuh ke lantai maupun ke perabot rumah yang lainnya, sehingga dapat meningkatkan efisiensi kebersihan. Plafond juga dapat menghindarkan kita dari hewan- hewan yang berhabitat di atap rumah misalnya lebah, tikus dan lainnya. sehingga kita pun aman dan juga rumah akan terlihat lebih rapi dengan adanya plafon ini.

Menggunakan plafond biasanya memerlukan tambahan biaya yang lebih tinggi, namun jika dilihat dari segi manfaatnya, hal ini tidak akan menjadi masalah yang berarti.

Pemasangan pada lampu plafon berbeda dengan lampu tanpa plafon yang relatif lebih mudah. Semua orang tentunya menginginkan setiap sudut ruangannya bersinar terang ketika malam hari. Itulah mengapa lampu plafon tidak hanya dipasang hanya di satu titik, namun diletakkan di beberapa titik strategis sehingga penyinarannya pun cukup optimal. Biasanya pada titik tengah plafon dijadikan sebagai point of interest (pusat perhatian) dari lampu- lampu plafon yang lainnya, sehingga lampu pada sisi tengah ini lebih banyak menggunakan lampu hias maupun lampu gantung untuk menambah keindahan ruang.

Ada baiknya jika anda juga memperhatikan luas ukuran ruang dengan jumlah watt lampu plafond tersebut. Disamping akan membuat boros penggunaan energi listrik, hal ini malah akan membuat ruang tidak terlihat indah. Jangan sampai ruang yang sempit malah terlalu terang, dan ruang yang luas malah kurang terang.

Terimakasih. Semoga bermanfaat. Salam.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *